Pelaku Pemerkosaan Anak Kandung di Ogan Ilir Tebar Ancaman, Sempat Datangi Rumah Korban Bawa Pisau

- Redaksi

Senin, 17 Maret 2025 - 15:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OGAN ILIR, inewsnusantara.com– Belum reda trauma setelah berkali-kali digauli ayah kandung, seorang remaja putri di Ogan Ilir mengaku terancam keselamatannya.

Korban sebut saja Bunga, usia 18 tahun, mengaku kediamannya pernah didatangi pelaku yang membawa senjata tajam berupa pisau.

Ancaman itu dilakukan setelah tindak asusila tersebut terkuak pada Januari lalu dan pelaku berpisah dengan ibu korban.

“Pelaku pernah datang malam-malam bawa pisau ke rumah saya. Untungnya warga sekitar tempat tinggal saya bisa mencegah pelaku,” ungkap ibunda korban berinisial YL kepada wartawan, Senin (17/3/2025).

YL menambahkan, pelaku juga pernah mengancam akan melaporkan balik korban atas tuduhan pencemaran nama baik.

“Pelaku bilang kalau tuduhan pemerkosaan itu tidak benar. Dia mau lapor balik,” ujar YL.

Selain keluarga korban, pelaku sesumbar akan melaporkan kepala dusun dan adik kandung YL.

Keduanya dianggap membantu YL dalam proses pelaporan perkara pemerkosaan inj ke polisi.

Akibat serangkaian pengancaman tersebut, YL mengaku kini tak berani keluar rumah karena takut bertemu dengan pelaku.

“Saya, anak dan adik saya selalu was-was. Warga di lingkungan tempat tinggal kami juga selalu mengingatkan,” tutur YL.

Baca Juga :  Enam Kawanan “Ninja Sawit” Bakal Berlebaran di Mapolsek Simpangkatis

Sebelumnya, perkara pemerkosaan ini telah dilaporkan ke Polres Ogan Ilir pada 4 Januari lalu.

“Sampai sekarang belum ada titik terang (tindak lanjut) perkara ini. Kami bingung mau bagaimana,” kata YL.

YL sendiri mengaku telah bercerai dengan pelaku.

Menurutnya, berdasarkan informasi dari warga, pelaku beredar di wilayah Tanjung Raja, Ogan Ilir.

“Padahal pelaku ada di Tanjung Raja tapi belum ditangkap polisi,” ujar YL.

Dirinya berharap polisi segera meringkus pelaku.

Pasalnya korban mengalami trauma mendalam, sementara pelaku masih bebas berkeliaran.

“Kami hanya orang kecil yang meminta keadilan. Mohon kiranya Polres Ogan Ilir bisa tindaklanjuti laporan kami,” ucap YL.

Sementara Bunga menceritakan, perbuatan keji ayah kandungnya itu dimulai saat dirinya masih duduk di kelas 2 SMP tahun 2020 lalu.

Namun ketika itu aksi bejat itu selalu gagal karena Bunga menolak dan melarikan diri.

“Dulu waktu kelas 2 SMP saat pulang sekolah, keadaan rumah kosong. Yang ada cuma saya berdua dengan ayah,” ungkap Bunga.

Baca Juga :  Ratu Dewa Sambut Baik program City Branding Helmy Yahya

“Tiba-tiba ayah saya mengajak begituan dengan mengancam pakai pisau. Tapi saya tinggal pergi,” terangnya.

Setelah itu, percobaan persetubuhan terhadap Bunga dilakukan namun selalu gagal.

Saat Bunga duduk di bangku kelas 1 SMA atau pada 2022 lalu, perbuatan bejat ayahnya itu tak dapat dihindari.

Bunga menuturkan, ayahnya mengancam akan bunuh diri jika nafsu syahwatnya tak dilayani.

“Ayah mengancam mau bunuh diri kalau tidak saya layani. Maka terjadilah hubungan itu,” ungkap Bunga dengan mata berkaca-kaca.

Selama lebih dari dua tahun terakhir, sudah belasan kali Bunga terpaksa melayani nafsu ayah kandungnya.

“Ada 10 kali lebih,” kata dia.

Perkara persetubuhan anak di bawah umur ini telah dilaporkan ke Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Ogan Ilir.

Kapolres Ogan Ilir AKBP Bagus Surya Wibowo, melalui Kasat Reskrim AKP Muhammat Ilham mengonfirmasi bahwa perkara ini dalam proses penyelidikan.

“Iya, saat ini kami sedang melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan saksi-saksi. Perkembangan selanjutnya akan disampaikan,” kata Ilham dihubungi terpisah.

Berita Terkait

Masyarakat Desa Baturaja EPD Keluhkan Penyaluran Bansos Tak Tepat Sasaran
Kurang Dari 24 Jam, Polres OKI Tangkap Pelaku Penganiayaan Maut di Air Sugihan
Bio Solar Langka, SPBU Palem Raya Diduga Sarang Mafia BBM Subsidi
Galang Kekuatan Pertahanan Rakyat, Babinsa Aktifkan Linmas Desa
Pantau Keamanan Wilayah, Babinsa Koptu Harisun Rutin Sambangi Poskamling
PWI Bateng Perkuat Kemitraan dengan Kapolres Baru, AKBP Samuel Siap Lanjutkan Program Positif
Berikan Materi Bela Negara Serta Wawasan Kebangsaan, Babinsa Bentuk Karakter Siswa Melalui MPLS
Kapolres OKI, AKBP Eko Rubiyanto Kunjungi Kajari OKI, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:24 WIB

Masyarakat Desa Baturaja EPD Keluhkan Penyaluran Bansos Tak Tepat Sasaran

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:07 WIB

Kurang Dari 24 Jam, Polres OKI Tangkap Pelaku Penganiayaan Maut di Air Sugihan

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:15 WIB

Bio Solar Langka, SPBU Palem Raya Diduga Sarang Mafia BBM Subsidi

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:50 WIB

Galang Kekuatan Pertahanan Rakyat, Babinsa Aktifkan Linmas Desa

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:49 WIB

Pantau Keamanan Wilayah, Babinsa Koptu Harisun Rutin Sambangi Poskamling

Berita Terbaru

Banyuasin

Galang Kekuatan Pertahanan Rakyat, Babinsa Aktifkan Linmas Desa

Kamis, 23 Jul 2026 - 12:50 WIB