Cerita Warga Indralaya OI Beli Motor Matic Hasil Jerih Payah Kerja di Malaysia, Kini Malah Dicuri

- Redaksi

Sabtu, 18 Januari 2025 - 14:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OGAN ILIR, inewsnusantara.com– Berbagai keluh kesah diungkapkan sejumlah korban pencurian sepeda motor di Indralaya, Ogan Ilir.

Salah satunya yakni Yuliati seorang wanita 56 tahun warga Kelurahan Indralaya Raya, Kecamatan Indralaya.

Pada November 2024 lalu, Yuliati mengaku kehilangan sepeda motor matic yang diparkir di teras rumahnya.

Ketika itu sekira pukul 18.30, Yuliati mengungkapkan ada sejumlah pria yang mendatangi rumahnya.

“Saya sebenarnya tahu ada orang datang ke rumah. Waktu itu saya kira anak saya yang laki-laki bersama temannya karena memang biasa datang ke rumah ini,” kata Yuliati kepada wartawan, Sabtu (18/1/2025).

Yuliati yang sedang berada di dalam rumah, mengaku tak curiga sedikit pun dengan gerak-gerik pria memakai jaket dan helm tersebut.

Baca Juga :  Kades Pagar Bulan Kurnaidi Ucapkan Selamat Memperingati Hari Lahir Pancasila

Sekitar setengah jam kemudian, Yuliati diberi tahu salah seorang putrinya bahwa motor Honda Beat Street itu sudah raib.

“Saya heran, ‘lho bukannya motor dipakai anak bujang ya?’ Anak saya yang perempuan bilang kalau kakaknya ada di kamar. Dan kunci motor itu masih ada,” ungkap Yuliati.

Dirinya pun mengaku syok dan tak bisa berkata-kata atas kejadian tersebut.

Di sekitar TKP, lanjut Yuliati, sebenarnya tak terlalu lengang.

Ada aktivitas warga di rumah masing-masing dengan pintu terbuka, yang memungkinkan dapat melihat aksi pencurian tersebut.

“Saya tanya, tidak ada orang yang lihat dan juga tidak ada CCTV di sekitar rumah kami. Tapi ada CCTV di belakang rumah ada yang merekam pelaku bawa motor kami,” tutur Yuliati.

Baca Juga :  Polres Banyuasin Gelar "Strong Point Pagi" Antisipasi Kemacetan dan Cegah Kecelakaan

Setelah pencurian tersebut, wanita yang berprofesi sebagai guru ini menjadi lebih waspada.

Yuliati tak ingin kembali menjadi sasaran pencurian.

“Motor itu hasil kerja keras anak saya, dia kerja di Malaysia selama enam tahun. Empat bulan setelah dibeli cash, motor itu dicuri,” ungkap Yuliati.

Perkara pencurian tersebut telah dilaporkan Polsek Indralaya, namun hingga kini belum terungkap pelakunya.

Sementara Kapolsek Indralaya AKP Junardi, melalui Kanit Reskrim Ipda Agus Akbar memastikan polisi terus bekerja mengungkap perkara curanmor yang dilaporkan.

“Kami terus berusaha, masih penyelidikan. Doakan kami,” kata Agus dihubungi terpisah. (Mat)

Berita Terkait

Dugaan Skandal Kapal Tongkang Rp30 Miliar, Ketum PPWI Laporkan Kapolda Sumsel dan Tiga Pejabat ke Propam Polri
Polres OKI Ungkap Kasus Kematian PNS di Kayuagung, Seorang Pelaku Diamankan
Bupati Banyuasin Apresiasi Tim Karhutla Mabes TNI Atas Gencarnya Penyuluhan Pencegahan Karhutla di Berbagai Wilayah
Perkuat Upaya Pencegahan Karhutla, Tim Karhutla Mabes TNI Gelar Penyuluhan di Desa Sungai Rengit
ASN dan PPK Tak Bolah Rangkap Jabatan Sebagai Anggota BPD, Ini Penjelasan Camat Suak Tapeh
Rutin Ke Desa Binaan, Babinsa Tampung Aspirasi Masyarakat
Disdik OKI Segera Tindaklanjut Persoalan SDN 1 Kijang Ulu
Pagar SDN 1 Tanjung Laga Memprihatinkan, Kepala Sekolah Harapkan Bantuan Perbaikan

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 23:29 WIB

Dugaan Skandal Kapal Tongkang Rp30 Miliar, Ketum PPWI Laporkan Kapolda Sumsel dan Tiga Pejabat ke Propam Polri

Senin, 21 September 2026 - 16:01 WIB

Polres OKI Ungkap Kasus Kematian PNS di Kayuagung, Seorang Pelaku Diamankan

Sabtu, 19 September 2026 - 10:55 WIB

Bupati Banyuasin Apresiasi Tim Karhutla Mabes TNI Atas Gencarnya Penyuluhan Pencegahan Karhutla di Berbagai Wilayah

Jumat, 18 September 2026 - 13:32 WIB

Perkuat Upaya Pencegahan Karhutla, Tim Karhutla Mabes TNI Gelar Penyuluhan di Desa Sungai Rengit

Kamis, 17 September 2026 - 13:33 WIB

Rutin Ke Desa Binaan, Babinsa Tampung Aspirasi Masyarakat

Berita Terbaru