OKI, inewsnusantara. Com-Ada-ada saja ulah pejabat publik di Kabupaten OKI Sumatera Selatan yang bikin geleng kepala.
Betapa tidak sebagai seorang pejabat sejajar kepala dinas yang menduduki jabatan harusnya memberikan contoh yang baik bagi semua pihak termasuk dalam pengelolaan aset kantor.
Namun, tidak bagi oknum inspektur inspektorat Kab. OKI, Safarudin.
Memasuki masa jabatan pensiunnya justru kelakuannya makin “menggila dan menjadi”.
Dimana aset-aset bekas bangunan kantor diketahui banyak diambil dan dibawa pulang oleh oknum Safarudin untuk dijadikan milik pribadi.
Ada pun aset kantor yang diambil dan dibawa pulang itu menurut pengakuan sumber yang minta identitasnya dirahasiakan diantaranya, kayu-kayu bekas renovasi kantor, besi-besi, pagar, serta canopi bekas tempat parkir, yang diambil dan diangkut menggunakan truk.
Selain itu, mobil dinas kantor juga diambil dan tidak dikembalikan padahal sudah ada mobil dinas baru merk innova zenik.
Ulah oknum inspektur S ini dinilai sudah diluar jabatan dan wewenangnya.
“Dak lamo lagi nak pensiun jadi besejar yang biso dibawak balek, yo bawak balek ( Bentar lagi masuk usia pensiun jadi apa pun yang bisa dibawa pulang, ya dibawa pulang-red)”, ujar sumber serius.
Padahal aset tersebut dijelaskan sumber merupakan aset negara dan aset kantor yang harus dipertanggungjawabkan secara rinci dengan jelas.
Selain itu setiap anggaran yang dikucurkan di kantor tersebut juga diduga kuat terindikasi penyimpangan.
Karena logikanya barang aset kantor saja selalu diembat dan dibawa pulang untuk keperluan pribadi apalagi menyangkut uang.
Tak sampai disitu saja, oknum Inspektur S ini juga kinerjanya juga dinilai semaunya saja, tidak cepat tanggap akan laporan yang masuk.
Jarang sekali menemui tamu yang datang hendak berurusan sehingga perlu dievaluasi.
Sementara itu inspektur inspektorat Kab. OKI, Safarudin, ketika dikonfirmasi via whatsapp, Sabtu (10/10) mengucapkan terimakasih informasi dan permohonan klarifikasinya.
Dijelaskannya, untuk bekas bangunan berupa besi dan kayu bekas sudah dilelang dan hasil sudah di setor ke kasda. Untuk kendaraan dinas roda 4 ada 3 unit, 1 unit terios sedang diservis cat body di bengkel rawabening Serinanti, 1 unit Pajero dalam keadaan rusak dan 1 unit fortuner untuk operasional ke lapangan terutama dalam peninjauan ke objek kasus yg sedang ditangani.
Mobil innova zenik adalah mobil sewa untuk kendaraan operasional Inspektur.
“Demikian dindo, untuk dokumen lengkap ado di kantor dindo”, ujarnya singkat mengakhiri chat whatsapp.












