Kapolres OKI Pimpin Simulasi Sispamkota

- Redaksi

Jumat, 17 April 2026 - 12:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAYUAGUNG, inewsnusantara.com– Simulasi penanganan aksi unjuk rasa yang berpotensi anarkis digelar Polres Ogan Komering Ilir (OKI) di Lapangan Mapolres OKI, Jumat (17/4/2026) pagi. Kegiatan ini menjadi bagian dari latihan Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) guna memastikan kesiapan personel dalam menghadapi dinamika situasi di lapangan.

Apel simulasi dipimpin langsung Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto, S.H., S.I.K., M.H., dihadiri Wakapolres, pejabat utama, serta personel Polres OKI. Dalam arahannya, Kapolres menekankan pentingnya kesiapan menyeluruh, baik dari sisi individu personel maupun dukungan sarana dan prasarana.

“Pastikan kesiapan perlengkapan pribadi, sarana prasarana, dan fasilitas penunjang lainnya sehingga dapat mendukung pelaksanaan tugas. Selain itu, tingkatkan sinergitas dan soliditas antar seluruh personel pelayanan penyampaian aspirasi maupun stakeholder terkait,” ujar Kapolres.

 

Ia juga menegaskan bahwa latihan ini bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk kesiapan nyata dalam menghadapi potensi gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polres OKI.

Baca Juga :  Kades di Ogan Ilir Ngaku Dijebak dan Diancam Pakai Video Asusila, Pelaku Diduga Emosi Tak Diangkat Jadi Sekdes

“Simulasi ini kita laksanakan untuk menguji kesiapan seluruh personel, baik dari aspek teknis maupun taktis di lapangan. Saya harap seluruh anggota memahami peran dan tanggung jawabnya sehingga mampu bertindak cepat, tepat, dan terukur dalam setiap situasi,” tegas AKBP Eko Rubiyanto.

Lebih lanjut, Kapolres mengingatkan agar seluruh personel tetap mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap penanganan aksi massa.

“Kedepankan langkah persuasif dan humanis, namun tetap tegas sesuai prosedur. Kita hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menjaga situasi tetap kondusif,” tambahnya.

Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi pelayanan penyampaian aspirasi masyarakat yang mengambil skenario di depan Kantor DPRD Kabupaten OKI. Dalam simulasi tersebut, digambarkan massa aksi yang terdiri dari elemen masyarakat, khususnya sopir truk dan angkutan, mulai berkumpul di kawasan Taman Segitiga Emas sebelum bergerak menuju kantor DPRD.

Baca Juga :  Sekda Kota Palembang Cari Penyebab Utama Banjir

Situasi kemudian berkembang dengan pengerahan personel. Satuan Intelkam melakukan deteksi dini, sementara Kabag Ops bertindak sebagai koordinator dengan dukungan tim negosiator dan Dalmas awal. Personel Satlantas turut melakukan pengawalan massa serta pengaturan lalu lintas, sedangkan Propam melakukan pengawasan internal di area kegiatan.

Dalam skenario lanjutan, kondisi memanas hingga berujung tindakan anarkis. Aparat kemudian mengerahkan kendaraan taktis pengurai massa, melakukan pendorongan oleh Dalmas lanjutan, hingga penanganan kebakaran oleh petugas pemadam. Water cannon (AWC) juga diterjunkan untuk mengurai massa.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan menjadi bagian dari upaya Polres OKI dalam meningkatkan profesionalisme serta kesiapsiagaan personel dalam menghadapi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Berita Terkait

Dugaan Skandal Kapal Tongkang Rp30 Miliar, Ketum PPWI Laporkan Kapolda Sumsel dan Tiga Pejabat ke Propam Polri
Polres OKI Ungkap Kasus Kematian PNS di Kayuagung, Seorang Pelaku Diamankan
Bupati Banyuasin Apresiasi Tim Karhutla Mabes TNI Atas Gencarnya Penyuluhan Pencegahan Karhutla di Berbagai Wilayah
Perkuat Upaya Pencegahan Karhutla, Tim Karhutla Mabes TNI Gelar Penyuluhan di Desa Sungai Rengit
ASN dan PPK Tak Bolah Rangkap Jabatan Sebagai Anggota BPD, Ini Penjelasan Camat Suak Tapeh
Rutin Ke Desa Binaan, Babinsa Tampung Aspirasi Masyarakat
Disdik OKI Segera Tindaklanjut Persoalan SDN 1 Kijang Ulu
Pagar SDN 1 Tanjung Laga Memprihatinkan, Kepala Sekolah Harapkan Bantuan Perbaikan

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 23:29 WIB

Dugaan Skandal Kapal Tongkang Rp30 Miliar, Ketum PPWI Laporkan Kapolda Sumsel dan Tiga Pejabat ke Propam Polri

Senin, 21 September 2026 - 16:01 WIB

Polres OKI Ungkap Kasus Kematian PNS di Kayuagung, Seorang Pelaku Diamankan

Sabtu, 19 September 2026 - 10:55 WIB

Bupati Banyuasin Apresiasi Tim Karhutla Mabes TNI Atas Gencarnya Penyuluhan Pencegahan Karhutla di Berbagai Wilayah

Jumat, 18 September 2026 - 13:32 WIB

Perkuat Upaya Pencegahan Karhutla, Tim Karhutla Mabes TNI Gelar Penyuluhan di Desa Sungai Rengit

Kamis, 17 September 2026 - 14:50 WIB

ASN dan PPK Tak Bolah Rangkap Jabatan Sebagai Anggota BPD, Ini Penjelasan Camat Suak Tapeh

Berita Terbaru