Gaji Rp 1 Juta Per Bulan, Petugas Kebersihan di Tanjung Raja OI Beli Sapu dan Perbaiki Gerobak Rusak Pakai Dana Pribadi

- Redaksi

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OGAN ILIR -INC,-Guna mendukung aktivitas pembuangan sampah, petugas kebersihan di Pasar Tanjung Raja, Ogan Ilir, berinisiatif membeli peralatan kebersihan menggunakan uang pribadi.

Hal ini dilakukan sejak beberapa bulan terakhir.

Tercatat ada 18 petugas kebersihan di Pasar Tanjung Raja.

Salah seorang petugas bernama Jamila mengungkapkan, inisiatif tersebut dilakukan sebagai tanggung jawab terhadap pekerjaan.

“Kalau sampah menumpuk dan saat peralatan rusak, maka kita harus gerak cepat. Seperti beli sapu, cangkul garuk,” kata Jamila kepada wartawan, Selasa (27/1/2026).

Wanita paruh baya ini mengaku digaji Rp 1 juta per bulan.

Dengan pendapatan tersebut, Jamila menyisihkannya untuk membeli peralatan seperti sapu seharga Rp 10 ribu, cangkul garuk seharga Rp 45 ribu.

Baca Juga :  Sewindu PT KPI, Kilang Pertamina Plaju Terus Menjaga Nyala Warisan Energi Indonesia

“Kalau setiap bulan itu sudah pasti ganti sapu karena barang ini dipakai setiap hari,” ungkap Jamila.

Tak hanya itu, para petugas juga harus menutup biaya jika gerobak sampah mengalami ban bocor.

Untuk menambal ban, biaya yang diperlukan minimal Rp 15 ribu.

Pantauan di lapangan, gerobak sampah yang digunakan Jamila dan rekan-rekan tampak karatan dan banyak bolongnya.

Gerobak tersebut ditambal menggunakan triplek.

“Bukan hanya saya. Petugas yang lain juga urunan uang untuk perbaikan peralatan kalau ada kerusakan,” tuturnya.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ogan Ilir bukannya tidak tahu dengan situasi yang dialami Jamila dan para petugas kebersihan lainnya.

Baca Juga :  Bupati Banyuasin Askolani, Resmi Lantik 4.552 PPPK dan CPNS

Pejabat dinas terkait telah beberapa kali meninjau lokasi pembuangan sampah, termasuk di Pasar Tanjung Raja.

“Pernah dari pejabat dinas datang. Katanya mau ada penataan lokasi pembuangan dan menyediakan peralatan yang memadai,” tutur Jamila.

Kepala DLH Kabupaten Ogan Ilir, Abi Bakrin Siddik mengonfirmasi telah meninjau tempat pembuangan sampah di Pasar Tanjung Raja untuk merespon kendala petugas kebersihan.

“Kebetulan tadi kami dari lokasi bersama kepala pasar dan petugas DLH yang di lapangan,” kata Abi melalui pesan WhatsApp.

Berita Terkait

Pagar SDN 1 Tanjung Laga Memprihatinkan, Kepala Sekolah Harapkan Bantuan Perbaikan
Puskesmas Celikah Ajak Masyarakat Terapkan PHBS
Tim Karhutla Mabes TNI Gelar Sosialisasi dan Edukasi Pencegahan Serta Penanggulangan Karhutla di Selat Penuguan
Berkat Sinergi Satgas Karhutla dan Masyarakat, 1.050 Hektare Karhutla di Ogan Ilir Mampu Diatasi
Hotspot OKI Capai 570 dan Karhutla Capai 1.682 Ha
Dinkes OKI Ingatkan Bayi, Balita dan Lansia Rentan Dampak Karhutla
Bocah 10 Tahun Tenggelam di Sungai Komering Ditemukan Meninggal Dunia
Nelayan Tenggelam di Perairan Sungsang Ditemukan Meninggal Dunia

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 21:43 WIB

Pagar SDN 1 Tanjung Laga Memprihatinkan, Kepala Sekolah Harapkan Bantuan Perbaikan

Rabu, 16 September 2026 - 10:49 WIB

Puskesmas Celikah Ajak Masyarakat Terapkan PHBS

Selasa, 15 September 2026 - 21:30 WIB

Tim Karhutla Mabes TNI Gelar Sosialisasi dan Edukasi Pencegahan Serta Penanggulangan Karhutla di Selat Penuguan

Selasa, 15 September 2026 - 17:00 WIB

Berkat Sinergi Satgas Karhutla dan Masyarakat, 1.050 Hektare Karhutla di Ogan Ilir Mampu Diatasi

Selasa, 15 September 2026 - 15:57 WIB

Hotspot OKI Capai 570 dan Karhutla Capai 1.682 Ha

Berita Terbaru

Daerah

Puskesmas Celikah Ajak Masyarakat Terapkan PHBS

Rabu, 16 Sep 2026 - 10:49 WIB

Daerah

Hotspot OKI Capai 570 dan Karhutla Capai 1.682 Ha

Selasa, 15 Sep 2026 - 15:57 WIB