Viral Isu Perundungan dan Pemerasan Mahasiswa PPDS Unsri, Pihak Kampus Lakukan Penyelidikan

- Redaksi

Kamis, 8 Januari 2026 - 10:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OGAN ILIR -INC,-Beredar isu perundungan di Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di Universitas Sriwijaya (Unsri).

Korbannya yakni seorang mahasiswa junior PPDS Unsri.

Bahkan korban disebut-sebut sempat melakukan percobaan bunuh diri hingga keluar dari PPDS.

Selain perundungan, mahasiswa tersebut juga diperas untuk membiayai keperluan pribadi senior.

“Modus kejahatan (pemerasan) itu dilakukan dengan meminta uang tunai kepada junior untuk kepentingan pribadi,” kata seorang informan, Rabu (7/1/2026).

Merespon kabar ini, pihak Rektorat Unsri angkat bicara.

Rektor Unsri Prof. Taufiq Marwa mengatakan bahwa penyelidikan telah dilakukan sejak September 2025 lalu.

Baca Juga :  Budaya Midang Tetap Lestari, Gubernur HD Bangga Warga OKI Teguh Jaga Tradisi

“Terkait dugaan perundungan dalam lingkungan PPDS Fakultas Kedokteran Unsri, perlu disampaikan bahwa kami telah mengambil langkah-langkah awal secara institusional,” kata Taufiq melalui keterangan tertulis.

Rektor Unsri menugaskan Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT) untuk membantu dan berkoordinasi dalam proses investigasi.

Taufiq menyebut tahap klarifikasi telah dilakukan dengan meminta keterangan dari berbagai pihak, termasuk senior dan sejawat yang berada dalam lingkup akademik yang sama.

“Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memahami konteks permasalahan secara menyeluruh dan berimbang. Selain itu, Fakultas Kedokteran juga telah memberikan pendampingan akademik dan non akademik berupa layanan konseling sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan mental dan kesejahteraan peserta didik,” terang Taufiq.

Baca Juga :  Muhammad Ali Akbar Resmi Jabat Kajari Palembang

Saat ini, proses investigasi internal masih berlangsung.

Unsri berkomitmen untuk menciptakan lingkungan akademik yang aman, sehat dan bermartabat.

Serta tidak menoleransi segala bentuk kekerasan, perundungan, maupun praktik yang bertentangan dengan nilai-nilai profesionalisme dan etika akademik.

“Pada saat yang sama, Unsri juga berkewajiban melindungi hak, martabat dan privasi seluruh pihak yang terlibat dalam proses ini,” jelas Taufiq.

Berita Terkait

Tim Karhutla Mabes TNI Gelar Sosialisasi dan Edukasi Pencegahan Serta Penanggulangan Karhutla di Selat Penuguan
Bocah 10 Tahun Tenggelam di Sungai Komering Ditemukan Meninggal Dunia
Nelayan Tenggelam di Perairan Sungsang Ditemukan Meninggal Dunia
Pesta Musik Djarum Istimewa di Kayu Agung OKI Tuai Keluhan
Melalui Patroli Ke Desa Binaan, Babinsa Perkuat Silaturahmi Dengan Warga
Polres OKI bersama peserta didik Sespimmen Polri Dikreg ke-67 Pokjar XIV dalam Focus Group Discussion (FGD)
SMAN 2 Unggulan Talang Ubi Terapkan Program Teman SMA
Cegah dan Tanggulangi Karhutla,Tim Satgas karhutla Mabes TNI laksanakan Penyuluhan di Kecamatan Betung

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 21:30 WIB

Tim Karhutla Mabes TNI Gelar Sosialisasi dan Edukasi Pencegahan Serta Penanggulangan Karhutla di Selat Penuguan

Senin, 14 September 2026 - 14:01 WIB

Bocah 10 Tahun Tenggelam di Sungai Komering Ditemukan Meninggal Dunia

Senin, 14 September 2026 - 13:54 WIB

Nelayan Tenggelam di Perairan Sungsang Ditemukan Meninggal Dunia

Minggu, 13 September 2026 - 22:48 WIB

Pesta Musik Djarum Istimewa di Kayu Agung OKI Tuai Keluhan

Sabtu, 12 September 2026 - 09:50 WIB

Melalui Patroli Ke Desa Binaan, Babinsa Perkuat Silaturahmi Dengan Warga

Berita Terbaru

Daerah

Pesta Musik Djarum Istimewa di Kayu Agung OKI Tuai Keluhan

Minggu, 13 Sep 2026 - 22:48 WIB