Sukses Ungkap Kasus Pencurian Minyak Pertamina, Polres Ogan Ilir Buru 2 Pelaku Lain yang Buron

- Redaksi

Rabu, 11 Juni 2025 - 15:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

OGAN ILIR,inewsnusantara.com,- Polisi meringkus tiga tersangka pencurian minyak mentah di trunk line milik PT Pertamina EP Zona 4 Prabumulih Field.

Menurut keterangan polisi, aksi pencurian tersebut dilakukan pada Senin (9/6/2025) lalu sekira pukul 01.30.

“TKP pencuriannya di Desa Payakabung, Kecamatan Indralaya Utara,” kata Kata Kapolres Ogan Ilir AKBP Bagus Suryo Wibowo didampingi Kasat Reskrim AKP Muhammad Ilham, Rabu (11/6/2025).

Bagus menuturkan, pencurian ini terungkap berkat laporan dari pihak keamanan yang mencurigai aktivitas tidak biasa di jalur pipa.

Baca Juga :  HGN dan HUT PGRI, Bupati Askolani Apresiasi Peran Guru di Banyuasin

Setelah dicek, ditemukan bahwa pipa milik Pertamina dirusak dan minyak mentah sebanyak 50,32 barel dicuri atau sekitar 8 ton.

“Itu nilai kerugiannya sekitar Rp 51 juta,” terang Bagus.

Beberapa jam setelah pencurian, polisi mengamankan tiga tersangka yang masih berada di wilayah Payakabung.

Ketiganya yakni SM (44 tahun), BD (42 tahun) dan AS (33 tahun).

Selain mengamankan para tersangka, polisi juga menyita barang bukti berupa sebuah truk tangki modifikasi berkapasitas 8 ton berisi minyak mentah hasil curian.

Kemudian tiga batang pipa besi dengan panjang masing-masing 10 meter dan sebatang selang sepanjang 15 meter.

Baca Juga :  Polsek Talang Kelapa Lakukan Pengamanan Sejumlah Gereja Dalam Peringatan Kenaikan Isa Al Masih

Menurut Bagus, selain tiga tiga yang diamankan, ada dua pelaku lain yang kini melarikan diri.

“Kami sudah tahu identitas para pelaku yang kabur dan saat ini masih dalam pengejaran,” terang Ilham.

Sementara tiga tersangka yang diamankan mengaku hanya suruhan, namun polisi tak percaya begitu saja.

“Tentunya para tersangka akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” kata Ilham menegaskan.

Berita Terkait

Tim Karhutla Mabes TNI Gelar Sosialisasi dan Edukasi Pencegahan Serta Penanggulangan Karhutla di Selat Penuguan
Bocah 10 Tahun Tenggelam di Sungai Komering Ditemukan Meninggal Dunia
Nelayan Tenggelam di Perairan Sungsang Ditemukan Meninggal Dunia
Pesta Musik Djarum Istimewa di Kayu Agung OKI Tuai Keluhan
Melalui Patroli Ke Desa Binaan, Babinsa Perkuat Silaturahmi Dengan Warga
Polres OKI bersama peserta didik Sespimmen Polri Dikreg ke-67 Pokjar XIV dalam Focus Group Discussion (FGD)
SMAN 2 Unggulan Talang Ubi Terapkan Program Teman SMA
Cegah dan Tanggulangi Karhutla,Tim Satgas karhutla Mabes TNI laksanakan Penyuluhan di Kecamatan Betung

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 21:30 WIB

Tim Karhutla Mabes TNI Gelar Sosialisasi dan Edukasi Pencegahan Serta Penanggulangan Karhutla di Selat Penuguan

Senin, 14 September 2026 - 14:01 WIB

Bocah 10 Tahun Tenggelam di Sungai Komering Ditemukan Meninggal Dunia

Senin, 14 September 2026 - 13:54 WIB

Nelayan Tenggelam di Perairan Sungsang Ditemukan Meninggal Dunia

Minggu, 13 September 2026 - 22:48 WIB

Pesta Musik Djarum Istimewa di Kayu Agung OKI Tuai Keluhan

Sabtu, 12 September 2026 - 09:50 WIB

Melalui Patroli Ke Desa Binaan, Babinsa Perkuat Silaturahmi Dengan Warga

Berita Terbaru

Daerah

Pesta Musik Djarum Istimewa di Kayu Agung OKI Tuai Keluhan

Minggu, 13 Sep 2026 - 22:48 WIB