Pameran Prangko dan Jumpa Museum, Strategi Palembang Dongkrak Kunjungan ke Museum Sultan Mahmud Badaruddin II

- Redaksi

Senin, 20 Oktober 2025 - 19:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG, inewsnusantara.com,- Pemerintah Kota Palembang terus berupaya menghidupkan kembali minat masyarakat terhadap sejarah dan budaya lokal. Melalui Dinas Kebudayaan Kota Palembang, berbagai langkah dilakukan untuk meningkatkan jumlah kunjungan ke Museum Sultan Mahmud Badaruddin II, salah satunya lewat Pameran Prangko Para Pendiri Bangsa dan Jumpa Museum 2025 yang akan digelar pada 20-24 Oktober 2025.

Kepala Dinas Kebudayaan Kota Palembang Sulaiman Amin menjelaskan, kegiatan ini merupakan kolaborasi dengan Kementerian Kebudayaan dan akan dibuka langsung oleh Menteri Kebudayaan, Fadli Zon. “Ini pertama kalinya pameran prangko bertema Pendiri Bangsa digelar di Indonesia, dan Palembang menjadi kota pembuka. Kita akan menampilkan 80 koleksi prangko bergambar para pendiri negara, lengkap dengan kisah perjuangan mereka,” ujarnya.

Baca Juga :  Tak Kenal Lelah dan Menyerah, Satgas TMMD Lembur Sampai Malam

Selain pameran prangko, acara juga menghadirkan pameran pusaka Sriwijaya hasil kerja sama dengan Komunitas Pusaka Sriwijaya, serta berbagai kegiatan edukatif seperti workshop dan seminar filateli, yang juga menjadi ajang pertemuan para pecinta prangko (filatelis) dari seluruh Sumatera Selatan. Dalam kegiatan ini juga akan dikukuhkan pengurus Pecinta Filateli Indonesia (PFI) Sumsel oleh Menteri Kebudayaan.

Sementara itu, program Jumpa Museum yang berlangsung dua hari (20-21 Oktober) dikemas dalam bentuk festival. Sejumlah pertunjukan khas daerah akan tampil, mulai dari tari Batanghari Sembilan, seni sastra, hingga musik vokal solo, untuk menarik minat masyarakat, terutama pelajar SD, SMP, dan SMA.

Baca Juga :  Polsek Talang Kelapa melaksanakan Gerakkan Ketahanan Pangan Tanam Jagung di Lahan Perusahaan

“Kami ingin museum tidak lagi dianggap tempat penyimpanan benda tua, tapi menjadi ruang edukatif dan rekreatif. Melalui event ini, kami berharap masyarakat Palembang makin mencintai sejarah dan budayanya sendiri,” jelasnya.

Dinas Kebudayaan menargetkan 30 ribu pengunjung ke Museum Sultan Mahmud Badaruddin II pada tahun 2025. Hingga Oktober ini, jumlah kunjungan baru mencapai 12.500 orang dengan pendapatan retribusi sebesar Rp58 juta dari target Rp80 juta.

Berita Terkait

Tim SLOG Polri Back Up Pemadaman Karhutla di Kab. OKI, Sumsel
Operasi Sikat 1 Musi 2026, Polsek Talang Kelapa Berhasil Ringkus Dua Pelaku Curat
Komsos di Hari Minggu, Babinsa Koramil 432- 05/Betung Jalin Keakraban Dengan Warga Binaan
Dandim 0402/OKI-OI Turun Langsung Pimpin Penanganan Karhutla di Pemulutan
Korupsi Distribusi Semen Pt. Batu Raja, Penasehat Hukum M. Jamil dan Parasade Tanggapi Keterangan Saksi
Korupsi Distribusi Semen Pt. Semen Baturaja,Saksi Ungkap M. Jamil Diduga Bantu Distributor Belum Penuhi Syarat Kelayakan
Mifta Swalayan Dibobol Tengah Malam, 46 Tabung Gas Raib, Polisi Buru Pelaku
Bazar Murah Kodim 0430/Banyuasin, Bantu Kebutuhan Pokok Prajurit dan Masyarakat

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 17:26 WIB

Tim SLOG Polri Back Up Pemadaman Karhutla di Kab. OKI, Sumsel

Minggu, 27 September 2026 - 13:18 WIB

Operasi Sikat 1 Musi 2026, Polsek Talang Kelapa Berhasil Ringkus Dua Pelaku Curat

Minggu, 27 September 2026 - 09:39 WIB

Komsos di Hari Minggu, Babinsa Koramil 432- 05/Betung Jalin Keakraban Dengan Warga Binaan

Sabtu, 26 September 2026 - 14:04 WIB

Dandim 0402/OKI-OI Turun Langsung Pimpin Penanganan Karhutla di Pemulutan

Kamis, 24 September 2026 - 23:18 WIB

Korupsi Distribusi Semen Pt. Batu Raja, Penasehat Hukum M. Jamil dan Parasade Tanggapi Keterangan Saksi

Berita Terbaru