Palembang Segera Miliki Mini Zoo, Walikota Tinjau Dua Opsi Lokasi Aset Pemkot

- Redaksi

Senin, 27 Oktober 2025 - 13:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG,inewsnusantara.com,- Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang untuk membangun Mini Zoo atau Kebun Binatang semakin serius. Walikota Palembang meninjau langsung dan mempercepat kajian terkait dua lokasi aset Pemkot yang berpotensi menjadi tempat wisata edukasi tersebut.

Gagasan pembangunan Mini Zoo ini muncul setelah Walikota melakukan kunjungan dan studi banding ke Jatim Park Mini Zoo di Kota Batu.

Walikota Palembang, Drs Ratu Dewa Msi mengatakan bahwa ada dua opsi lokasi aset milik Pemkot yang sedang dikaji untuk merealisasikan pembangunan mini zoo ini yang pertama Kecamatan Kertapati dan Pulau Kerto Kecamatan Gandus menjadi opsi kedua.

Baca Juga :  Diduga Selewengkan Dana Pengadaan Sewa Mobil, DPRD Banyu Asin Akan Didemo

“Saat ini, Pemkot tengah menjalankan kajian komprehensif yang telah berlangsung sejak Maret. Kajian ini mencakup berbagai aspek, antara lain Skema bisnis dan ekonomi, Aspek hukum, Aspek lingkungan dan Aspek teknologi,”ujar Walikota.

Dari hasil tinjauan sementara di lapangan, Ratu Dewa menilai bahwa lokasi di Kertapati lebih memungkinkan untuk dijadikan Mini Zoo. Pihak Pemkot juga telah melakukan pendekatan dengan sejumlah investor untuk mewujudkan proyek ini.

Baca Juga :  Polres Banyuasin Perkuat Kamtibmas dengan Pemasangan Stiker 110 dan Patroli Jalan kaki Proaktif

Walikota memastikan bahwa pembangunan Mini Zoo ini akan terwujud, dan saat ini Pemkot sedang berupaya mencari lokasi aset yang benar-benar diperhatikan dari segala sisi.

“Kalau sudah ada kajiannya, dalam waktu dekat kita putuskan, maka skema bisnisnya seperti apa,” tutupnya.

Pembangunan ini diharapkan dapat menjadi destinasi wisata baru yang edukatif dan interaktif, serupa dengan konsep Jatim Park.(*)

 

Berita Terkait

Dugaan Skandal Kapal Tongkang Rp30 Miliar, Ketum PPWI Laporkan Kapolda Sumsel dan Tiga Pejabat ke Propam Polri
Polres OKI Ungkap Kasus Kematian PNS di Kayuagung, Seorang Pelaku Diamankan
Bupati Banyuasin Apresiasi Tim Karhutla Mabes TNI Atas Gencarnya Penyuluhan Pencegahan Karhutla di Berbagai Wilayah
Perkuat Upaya Pencegahan Karhutla, Tim Karhutla Mabes TNI Gelar Penyuluhan di Desa Sungai Rengit
ASN dan PPK Tak Bolah Rangkap Jabatan Sebagai Anggota BPD, Ini Penjelasan Camat Suak Tapeh
Rutin Ke Desa Binaan, Babinsa Tampung Aspirasi Masyarakat
Disdik OKI Segera Tindaklanjut Persoalan SDN 1 Kijang Ulu
Pagar SDN 1 Tanjung Laga Memprihatinkan, Kepala Sekolah Harapkan Bantuan Perbaikan

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 23:29 WIB

Dugaan Skandal Kapal Tongkang Rp30 Miliar, Ketum PPWI Laporkan Kapolda Sumsel dan Tiga Pejabat ke Propam Polri

Senin, 21 September 2026 - 16:01 WIB

Polres OKI Ungkap Kasus Kematian PNS di Kayuagung, Seorang Pelaku Diamankan

Sabtu, 19 September 2026 - 10:55 WIB

Bupati Banyuasin Apresiasi Tim Karhutla Mabes TNI Atas Gencarnya Penyuluhan Pencegahan Karhutla di Berbagai Wilayah

Jumat, 18 September 2026 - 13:32 WIB

Perkuat Upaya Pencegahan Karhutla, Tim Karhutla Mabes TNI Gelar Penyuluhan di Desa Sungai Rengit

Kamis, 17 September 2026 - 14:50 WIB

ASN dan PPK Tak Bolah Rangkap Jabatan Sebagai Anggota BPD, Ini Penjelasan Camat Suak Tapeh

Berita Terbaru