Kades Diingatkan Transparansi Dalam Pengelolaan Dana Desa

- Redaksi

Senin, 9 Desember 2024 - 17:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUASIN,inewsnusantara.com,- Dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (Harkordia) tahun 2024, Pemkab Banyuasin mengajak seluruh Kepala Desa agar berkomitmen untuk menciptakan pemerintahan yang bersih, serta mendorong semua pihak, termasuk perangkat desa, untuk menjalankan tata kelola anggaran yang transparan.

Hal ini disampaikan oleh Pj Bupati Banyuasin Muhammad Farid S.STP MSi saat menyampaikan sambutannya dalam acara peringatan Harkordia yang berlangsung di Auditorium Pemkab Banyuasin, Senin (9/12) dan dihadiri para Kepala desa se Kabupaten Banyuasin.

Dikatakannya bahwa, saat ini Pemerintah Desa dituntut untuk mampu mengelola anggaran yang cukup besar, sehingga pemerintah desa harus paham regulasi yang berlaku dalam pelaksanaan pembangunannya dituangkan dalam RPJMDes dan RKPDes serta APBDes agar niat baik dalam pembangunan dapat terwujud dan tidak ada permasalahan hukum dikemudian hari.

Baca Juga :  Keluarga Korban Pembacokan di Pemulutan Selatan OI Sebut Biaya Sewa Alsintan Rp 800 Sudah Dibayar, Pelaku Diduga Lupa

Dalam azas pengelolaan keuangan Desa salah satunya transparansi adalah prinsip keterbukaan yang memungkinkan masyarakat, untuk mengetahui dan mendapatkan akses informasi mengenai keuangan Desa, seperti struktur APBDes, pelaksanaan kegiatan anggaran dan TPK.

“Juga laporan realisasi APBDes, laporan realisasi kegiatan, kegiatan yang belum selesai atau tidak terlaksana, dan sisa anggaran,” jelas Muhammad Farid dihadapan para Kepala Desa se Kabupaten Banyuasin dalam acara tersebut.

Ditambahkannya, APBDes) wajib dipublikasikan oleh Pemerintah Desa kepada masyarakat Desa pada ruang publik yang mudah diakses oleh masyarakat Desa yang dilakukan secara swakelola dan partisipatif dengan melibatkan peran serta masyarakat Desa.

Pada tahun 2025, pengeluaran yang menjadi beban APBDes akan dilakukan pembayaran secara nontunai, untuk beberapa transaksi keuangan tanpa menggunakan uang tunai fisik lagi.
Dalam transaksi pembayaran nontunai untuk meningkatkan keamanan bertransaksi yang karena tidak perlu membawa uang tunai dalam jumlah besar.

Baca Juga :  Illegal Fishing Turunkan Populasi Ikan Air Tawar di Ogan Ilir, Dinas Perikanan Gandeng Polisi Tindak Pelaku

“Rekam jejak transaksi yang dalam melacak memudahkan mendetail, kemudahan dalam pengeluaran, adanya melakukan pembayaran secara online tanpa perlu berurusan dengan uang fisik. Maka dari itu, kesadaran tentang korupsi menjadi penting untuk dapat menumbuhkan semangat dan pemahaman bersama guna melawan tindakan korupsi,” bebernya.

Sementara itu Kepala Kejaksaan Negeri Banyuasin Raymund Hasdianto Sihotang, SH MH memberikan imbauan agar para kepala desa menghindari praktik-praktik seperti laporan pertanggungjawaban (SPJ) fiktif yang dapat merugikan negara, dengan melaksanakan anggaran pengelolaan dana desa secara transparan.

“Maka dari itu pentingnya perencanaan dan pelaksanaan yang melibatkan masyarakat desa juga ditekankan guna mencegah terjadinya penyimpangan,” jelas Raymund Hasdianto Sihotang. (Adm).

Berita Terkait

Bocah 10 Tahun Tenggelam di Sungai Komering Ditemukan Meninggal Dunia
Nelayan Tenggelam di Perairan Sungsang Ditemukan Meninggal Dunia
Pesta Musik Djarum Istimewa di Kayu Agung OKI Tuai Keluhan
Melalui Patroli Ke Desa Binaan, Babinsa Perkuat Silaturahmi Dengan Warga
Polres OKI bersama peserta didik Sespimmen Polri Dikreg ke-67 Pokjar XIV dalam Focus Group Discussion (FGD)
SMAN 2 Unggulan Talang Ubi Terapkan Program Teman SMA
Cegah dan Tanggulangi Karhutla,Tim Satgas karhutla Mabes TNI laksanakan Penyuluhan di Kecamatan Betung
Kapolres OKI Sambut 11 Serdik Sespimen Polri, Karhutla Dibedah dari Pencegahan hingga Trauma Warga

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 14:01 WIB

Bocah 10 Tahun Tenggelam di Sungai Komering Ditemukan Meninggal Dunia

Senin, 14 September 2026 - 13:54 WIB

Nelayan Tenggelam di Perairan Sungsang Ditemukan Meninggal Dunia

Minggu, 13 September 2026 - 22:48 WIB

Pesta Musik Djarum Istimewa di Kayu Agung OKI Tuai Keluhan

Sabtu, 12 September 2026 - 09:50 WIB

Melalui Patroli Ke Desa Binaan, Babinsa Perkuat Silaturahmi Dengan Warga

Jumat, 11 September 2026 - 10:23 WIB

Polres OKI bersama peserta didik Sespimmen Polri Dikreg ke-67 Pokjar XIV dalam Focus Group Discussion (FGD)

Berita Terbaru

Daerah

Pesta Musik Djarum Istimewa di Kayu Agung OKI Tuai Keluhan

Minggu, 13 Sep 2026 - 22:48 WIB