Ka SDN 2 Srigeni Baru Akui Takut Tersaingi Hingga Berani Catut Diknas OKI

- Redaksi

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

# Keterangan Kepala Sekolah dan Bendahara Bertolak Belakang

OKI, inewsnusantara.com-Ulah oknum Kepala SDN 2 Srigeni Baru Kecamatan Kayu Agung Kab. OKI, Sumatera Selatan, Paros, semakin mencengangkan.

Dimana sebelumnya Oknum Kepala sekolah ini sempat viral dipemberitaan lantaran dirinya membayar mahar senilai Rp. 30 juta kepada oknum pegawai di dinas pendidikan Kab. OKI untuk menduduki jabatan sebagai kepala sekolah.

Adanya dugaan jual beli jabatan di ruang lingkup kepala sekolah di Kabupaten ini pun akhirnya menjadi sorotan publik.

Bahkan banyak diantaranya menilai jika hal itu memang terjadi dan bukan menjadi rahasia umum lagi.

Menyikapi hal itu, alhasil Kepala SDN 2 Srigeni Baru dipanggil oleh inspektorat Kab. OKI guna dimintai keterangan.

Dihadapan awak media, Selasa (20/01), Kepala SDN 2 Srigeni Baru, Paros, menjelaskan jika dirinya hanya takut tersaingi oleh oknum bendahara sekolahnya karena juga dinilai berambisi menjadi kepala sekolah sehingga dirinya tanpa sadar melontarkan kalimat yang tersebut.

Baca Juga :  Pemkab OKI Dorong Perpustakaan Daerah Jadi Rekreasi Wisata Membaca

Ironis menurutnya hal itu hanya candaan belaka tanpa maksud apa pun meski dirinya dinilai telah mencatut dan mencemarkan nama baik dinas pendidikan Kab. OKI berikut oknum pegawai dinas yang dimaksud.

Hal itu pun bertolak belakang dengan keterangan Bendahara SDN 2 Srigeni Baru, Windi, dimana menurutnya waktu itu justru dirinya kaget saat kepala sekolah bercerita jika untuk menjadi kepala sekolah itu harus membayar uang senilai Rp. 30 juta yang diserahkan kepada oknum pegawai dinas pendidikan Kab. OKI, salah satunya sekretaris dinas pendidikan.

Baca Juga :  Adiyatma Terpilih Sebagai Ketua DPW Asperindo Babel 2025-2029

Peristiwa itu dijelaskan Windi, saat rekom pencairan dana BOS yang jumlahnya sangat sedikit sehingga membuat oknum kepala sekolah bergumam dan nyeloteh.

“Duit ini cuma Rp. 10 juta, bagaimana aku mau balikin uang aku 30 juta”, ujar bendahara meniru ucapan kepala sekolah waktu itu.

Mendengar ucapan kepala sekolah itu dengan spontan Windi selaku bendahara sekolah bertanya buat apa uang sebanyak itu, lalu dijawab kepala sekolah jika untuk menjabat sebagai sekolah saat ini.

Dari penjelasan diatas semakin menjadi tanya besar, ada apa gerangan dengan Oknum Kepala Sekolah tersebut, apakah ini sebuah drama yang nantinya akan terkuak dengan sendirinya.

Berita Terkait

Api Membakar Lahan di Perigi, Polres OKI dan Warga Berjibaku Cegah Karhutla Meluas
Inspektur Inspektorat OKI Diduga Bawa Pulang Aset Kantor
Tomas Ogan Ilir Minta Kepala Daerah Evaluasi Pola Penanganan Karhutla
Peninjauan Karhutla di Area Konsesi PBPH PT TPJ, FKPKMB Cek Langsung Kondisi Lapangan
Mantan Direktur PDAM Tirta Betuah Banyuasin dan 3 Lainnya Jadi Tersangka Korupsi Rp3,94 Miliar
Komisi IV DPRD OKI Bersinergi dengan Pemda Bahas APBD Perubahan 2026
Tim SLOG Polri Back Up Pemadaman Karhutla di Kab. OKI, Sumsel
Operasi Sikat 1 Musi 2026, Polsek Talang Kelapa Berhasil Ringkus Dua Pelaku Curat

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:46 WIB

Api Membakar Lahan di Perigi, Polres OKI dan Warga Berjibaku Cegah Karhutla Meluas

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Inspektur Inspektorat OKI Diduga Bawa Pulang Aset Kantor

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Tomas Ogan Ilir Minta Kepala Daerah Evaluasi Pola Penanganan Karhutla

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:55 WIB

Peninjauan Karhutla di Area Konsesi PBPH PT TPJ, FKPKMB Cek Langsung Kondisi Lapangan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Komisi IV DPRD OKI Bersinergi dengan Pemda Bahas APBD Perubahan 2026

Berita Terbaru

Daerah

Inspektur Inspektorat OKI Diduga Bawa Pulang Aset Kantor

Sabtu, 10 Okt 2026 - 15:48 WIB