Hidupkan Kembali Wisata Lubuk Penyengat, Dorong Ekonomi dan Pelestarian Budaya Sungai

- Redaksi

Kamis, 3 September 2026 - 14:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

_Siaran Pe

Jambi, 3 September 2026 —INC, -Setelah sempat terhenti akibat pandemi COVID-19, aktivitas wisata di Lubuk Penyengat, Desa Baru, Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi, kembali dikembangkan. Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) melalui Fuel Terminal Jambi bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Muaro Dano mengembangkan wisata pemancingan dengan memanfaatkan anakan Sungai Batanghari sebagai ruang wisata sekaligus penggerak ekonomi dan pelestarian budaya masyarakat.

Pengembangan tersebut diresmikan pada Minggu (16/8) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) senilai Rp124 juta. Dukungan Pertamina mencakup gazebo pemancingan sepanjang 40 meter, tiga gazebo pondokan, dua perahu, 20 paket perlengkapan pemancingan, sarana budidaya ikan, bibit ikan, serta bibit tanaman.

Camat Maro Sebo, Bombi Sormin, mengapresiasi kolaborasi masyarakat, pemerintah, dan Pertamina dalam menghidupkan kembali wisata Lubuk Penyengat. Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi kunci agar pengembangan desa wisata dapat memberikan manfaat ekonomi secara berkelanjutan.

“Kami mengapresiasi kolaborasi yang dilakukan untuk menghidupkan kembali potensi wisata Lubuk Penyengat. Harapannya, kawasan ini terus berkembang dan menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat di Kecamatan Maro Sebo,” ujar Bombi.

Baca Juga :  Keluarga Pemuda di Muara Kuang OI Dituding Pungli oleh Polisi

Ketua Pokdarwis Muaro Dano, Sukirman, mengatakan pengembangan ini menjadi langkah masyarakat untuk menghidupkan kembali kawasan yang sebelumnya dikenal sebagai destinasi wisata alam dan air di kawasan Cagar Budaya Nasional Muaro Jambi.

“Setelah lama berhenti karena pandemi, kami mencoba menghidupkan kembali kawasan ini dengan memanfaatkan sungai sebagai tempat pemancingan sekaligus mengenalkan budaya dan kehidupan masyarakat sekitar sungai,” ujar Sukirman.

Dalam dua minggu pertama, pengembangan kawasan mulai menunjukkan dampak positif dengan melibatkan 15 orang pengelola dan satu UMKM dalam aktivitas wisata. Untuk memperkuat ekosistem perairan, Pertamina bersama masyarakat juga melakukan restocking 6.100 ekor ikan patin dan gurame.

Pengembangan wisata turut diperkuat melalui Sekolah Budayo yang berdiri sejak 2024 di bawah pengawasan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah Jambi. Sebanyak 35 anak mengikuti pembelajaran sejarah, seni tradisional, budaya sungai, kerajinan, kearifan lokal, dan lingkungan bersama maestro budaya dari Desa Baru dan Pokdarwis Muaro Dano.

Baca Juga :  Polres Banyuasin Lakukan Pengamanan Aksi Unras di Kantor Bupati Banyuasin

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, mengatakan program ini diarahkan agar potensi sungai dan budaya lokal dapat dikelola menjadi sumber manfaat bagi masyarakat.

“Lubuk Penyengat memiliki kekuatan pada sungai dan budaya masyarakatnya. Kami ingin potensi tersebut berkembang menjadi daya tarik wisata yang sekaligus membuka peluang ekonomi dan menjaga lingkungan serta budaya lokal,” ungkap Rusminto.

Melalui program TJSL tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel turut mendukung pencapaian _Sustainable Development Goals_ (SDGs), khususnya Tujuan 1 Tanpa Kemiskinan, Tujuan 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, Tujuan 11 Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan, Tujuan 14 Ekosistem Perairan, Tujuan 15 Ekosistem Daratan, serta Tujuan 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel akan terus berkomitmen menghadirkan program pemberdayaan yang mendorong kemandirian masyarakat dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi lingkungan serta ekonomi lokal.

###

*Media Contact*
*Rusminto Wahyudi*
*Area Manager Communication, Relation & CSR*
*Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel*
*rusminto.wahyudi@pertamina.com*

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Perkuat Budidaya Ikan Kemang Agung melalui Pakan Mandiri
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Kembangkan Budidaya dan Pelestarian Anggrek di Bangka Tengah
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung Pokdarwis Berage Kembangkan Potensi Wisata Burong Mandi
Menikmati Pesona Lembah Suhita, PWP Regional Sumbagsel Dukung Potensi Lokal Naik Kelas
ICN Kerinci, UMKM Binaan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Raih Juara 1 Hilirisasi Kopi di Festival Kopi Kerinci Tanah Surga 2026
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Buka Akses Pasar UMKM Binaan di BGCC 2026 Palembang
Tanam Tuai, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel dan Komunitas Hijaukan Lembah Suhita
Agung Setiawan Soroti Akurasi DTSEN dan Penyaluran Bansos

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Perkuat Budidaya Ikan Kemang Agung melalui Pakan Mandiri

Senin, 28 September 2026 - 11:27 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Kembangkan Budidaya dan Pelestarian Anggrek di Bangka Tengah

Kamis, 24 September 2026 - 09:53 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung Pokdarwis Berage Kembangkan Potensi Wisata Burong Mandi

Kamis, 24 September 2026 - 07:11 WIB

Menikmati Pesona Lembah Suhita, PWP Regional Sumbagsel Dukung Potensi Lokal Naik Kelas

Rabu, 23 September 2026 - 16:20 WIB

ICN Kerinci, UMKM Binaan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Raih Juara 1 Hilirisasi Kopi di Festival Kopi Kerinci Tanah Surga 2026

Berita Terbaru