Hari Raya Waisak 2569 BE, Lapas Banyuasin Beri Remisi Pada Tiga Warga Binaan Beragama Buddha

- Redaksi

Senin, 12 Mei 2025 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUASIN,inewsnusantara.com,- Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banyuasin memberikan remisi khusus kepada tiga orang warga binaan beragama Buddha pada momen Hari Raya Waisak 2569 BE/2025.

Penyerahan remisi dilakukan secara simbolis oleh Kepala Lapas IIA Banyuasin Tetra Destorie, dalam sebuah kegiatan yang berlangsung khidmat di Aula Kunjungan Lapas, Senin (12/5).

Ketiga warga binaan tersebut masing-masing menerima pengurangan masa pidana selama 1 bulan. Sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Nomor : PAS-710.PK.05.04 Tahun 2025.

Remisi ini diberikan sebagai bentuk penghargaan atas perilaku baik serta kepatuhan mereka selama menjalani masa pembinaan di dalam lapas dan juga telah memenuhi syarat administrarif dan substantif.

Baca Juga :  Angka Kemiskinan di Ogan Ilir Diklaim Menurun, Penyebabnya Ternyata Ada Orang Miskin Meninggal Dunia

Pada acara penyerahan remisi tersebut, Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin Tetra Destorie menyampaikan sambutan dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto.

Ia mengatakan bahwa tema Hari Raya Waisak yakni Semangat Kebersamaan untuk Indonesia Maju” dan “Tingkatkan Pengendalian Diri dan Kebijaksanaa, Wujudkan Perdamaian Dunia”.

“Tema ini mencerminkan pentingnya persatuan dan keharmonisan dalam membangun bangsa,” ujarnya Kalapas Kelas IIA Banyuasin Tetra Destorie dalam sambutannya.

Baca Juga :  Jelang Hakordia, Pemkab OKI Teguhkan Komitmen Cegah Dini Korupsi

Tetra menambahkan, pemerintah memberikan remisi dan pengurangan masa pidana khusus Hari Raya Waisak kepada narapidana dan anak binaan yang beragama Buddha, yang telah menjalani masa hukuman dengan baik dan menunjukan upaya memperbaiki diri.

“Remisi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh warga binaan agar terus berusaha memperbaiki diri dan menjalani proses reinstegrasi sosial dengan lebih baik,” pungkasnya. (Adm).

Berita Terkait

Bocah 10 Tahun Tenggelam di Sungai Komering Ditemukan Meninggal Dunia
Nelayan Tenggelam di Perairan Sungsang Ditemukan Meninggal Dunia
Pesta Musik Djarum Istimewa di Kayu Agung OKI Tuai Keluhan
Melalui Patroli Ke Desa Binaan, Babinsa Perkuat Silaturahmi Dengan Warga
Polres OKI bersama peserta didik Sespimmen Polri Dikreg ke-67 Pokjar XIV dalam Focus Group Discussion (FGD)
SMAN 2 Unggulan Talang Ubi Terapkan Program Teman SMA
Cegah dan Tanggulangi Karhutla,Tim Satgas karhutla Mabes TNI laksanakan Penyuluhan di Kecamatan Betung
Kapolres OKI Sambut 11 Serdik Sespimen Polri, Karhutla Dibedah dari Pencegahan hingga Trauma Warga

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 14:01 WIB

Bocah 10 Tahun Tenggelam di Sungai Komering Ditemukan Meninggal Dunia

Senin, 14 September 2026 - 13:54 WIB

Nelayan Tenggelam di Perairan Sungsang Ditemukan Meninggal Dunia

Minggu, 13 September 2026 - 22:48 WIB

Pesta Musik Djarum Istimewa di Kayu Agung OKI Tuai Keluhan

Sabtu, 12 September 2026 - 09:50 WIB

Melalui Patroli Ke Desa Binaan, Babinsa Perkuat Silaturahmi Dengan Warga

Jumat, 11 September 2026 - 10:23 WIB

Polres OKI bersama peserta didik Sespimmen Polri Dikreg ke-67 Pokjar XIV dalam Focus Group Discussion (FGD)

Berita Terbaru

Daerah

Pesta Musik Djarum Istimewa di Kayu Agung OKI Tuai Keluhan

Minggu, 13 Sep 2026 - 22:48 WIB