Gandeng Dinkes, PMI Palembang Hasilkan 240 Kantong Darah dalam 1 Hari

- Redaksi

Kamis, 12 Juni 2025 - 17:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang,inewsnusantara.com,-Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Palembang menggelar donor darah bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Palembang, Rabu (11/6/2025).

Hasilnya positif. Sebanyak 240 kantong darah di dapatkan dari kegiatan donor darah yang dipusatkan di aula dinas kesehatan Palembang.

Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Palembang, Dewi Sastrani, mengatakan, pihaknya terus menggandeng OPD, BUMN maupun BUMD, untuk melaksanakan bakti sosial donor darah.

“Ini untuk mencukupi kebutuhan darah di Kota Palembang. Alhamdulillah hari ini kami menggandeng dinas kesehatan. Kegiatan donor darah bersama dinkes ini sukses menghasilkan sebanyak 240 kantong darah,” ujar Dewi.

Baca Juga :  Satres Narkoba Polres OKI Bakar Pondok Narkoba

Dia mengatakan, kegiatan donor darah yang ada di Dinkes Palembang akan dilakukan tiga bulan sekali.

“Saya berharap kegiatan seperti ini ikut dilakukan oleh dinas lainnya, karena seteres darah yang kita donorkan bisa memberikan kehidupan kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata Dewi.

la menambahkan, saat ini kebutuhan darah di Palembang sebanyak 7 ribu kantong per bulan. Sampai saat ini PMI Palembang baru bisa menghasilkan 5 ribu kantong darah dalam 1 bulan.

“Maka dari itu untuk mencukupi kekurangan tersebut kami meminta yang lainnya ikut berkontribusi melakukan kegiatan positif seperti ini.”

Baca Juga :  Hadapi Lebaran, Pemkab OKI Perkuat Koordinasi Guna Jaga Inflasi

Dewi melanjutkan, dalam satu hari PMI bisa mengeluarkan 150-200 kantong darah untuk masyarakat yang membutuhkan.

“Kami tidak pernah menahan darah untuk di distribusikan. Kalau memang darahnya ada maka akan langsung kami berikan kepada masyarakat yang membutuhkan.”

Dewi menambahkan pula, saat ini PMI Kota Palembang sudah mengantongi Sertifikat CPOD pertama di Provinsi Sumatera Selatan.

“Semoga sertifikat ini bisa terus dipertahankan,” pungkas Dewi.

Berita Terkait

Dugaan Skandal Kapal Tongkang Rp30 Miliar, Ketum PPWI Laporkan Kapolda Sumsel dan Tiga Pejabat ke Propam Polri
Polres OKI Ungkap Kasus Kematian PNS di Kayuagung, Seorang Pelaku Diamankan
Bupati Banyuasin Apresiasi Tim Karhutla Mabes TNI Atas Gencarnya Penyuluhan Pencegahan Karhutla di Berbagai Wilayah
Perkuat Upaya Pencegahan Karhutla, Tim Karhutla Mabes TNI Gelar Penyuluhan di Desa Sungai Rengit
ASN dan PPK Tak Bolah Rangkap Jabatan Sebagai Anggota BPD, Ini Penjelasan Camat Suak Tapeh
Rutin Ke Desa Binaan, Babinsa Tampung Aspirasi Masyarakat
Disdik OKI Segera Tindaklanjut Persoalan SDN 1 Kijang Ulu
Pagar SDN 1 Tanjung Laga Memprihatinkan, Kepala Sekolah Harapkan Bantuan Perbaikan

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 23:29 WIB

Dugaan Skandal Kapal Tongkang Rp30 Miliar, Ketum PPWI Laporkan Kapolda Sumsel dan Tiga Pejabat ke Propam Polri

Senin, 21 September 2026 - 16:01 WIB

Polres OKI Ungkap Kasus Kematian PNS di Kayuagung, Seorang Pelaku Diamankan

Sabtu, 19 September 2026 - 10:55 WIB

Bupati Banyuasin Apresiasi Tim Karhutla Mabes TNI Atas Gencarnya Penyuluhan Pencegahan Karhutla di Berbagai Wilayah

Jumat, 18 September 2026 - 13:32 WIB

Perkuat Upaya Pencegahan Karhutla, Tim Karhutla Mabes TNI Gelar Penyuluhan di Desa Sungai Rengit

Kamis, 17 September 2026 - 13:33 WIB

Rutin Ke Desa Binaan, Babinsa Tampung Aspirasi Masyarakat

Berita Terbaru