Ditunjuk Jadi Kampung Budidaya Ikan Gabus KKP, Ogan Ilir Ternyata Tak Mampu

- Redaksi

Sabtu, 21 Juni 2025 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OGAN ILIR, inewsnusantara.com,- Ogan Ilir merupakan salah satu kabupaten di Sumatera Selatan yang ditunjuk pemerintah menjadi kampung budidaya ikan.

Khusus Ogan Ilir, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menetapkannya sebagai kampung budidaya ikan gabus.

Seorang nelayan di Indralaya, Ogan Ilir, bernama Agus Subono mengatakan bahwa kampung gabus ini belum kelihatan gerakannya.

“Yang namanya kampung itu diasumsikan bahwa budidaya ikan tersebut dalam jumlah besar. Bukan hanya satu dua kolam,” kata Agus kepada wartawan di Indralaya, Sabtu (21/6/2025).

Baca Juga :  Sekda Palembang Hadiri Rakor KAMMI

Menurutnya, untuk mewujudkan program ini perlu keseriusan dari masyarakat dan dukungan penuh pemerintah pusat.

“Sebenarnya di Ogan Ilir ini potensinya memang bagus (untuk kampung budidaya gabus). Perlu perencanaan dan biayanya tidak sedikit,” ujar Agus.

Sejauh ini belum diketahui kandidat desa atau daerah mana di Ogan Ilir yang dijadikan sentra budidaya ikan gabus.

Agus menuturkan, kampung ikan bersama kampung nelayan memang menjadi bagian dari program Koperasi Merah Putih.

Baca Juga :  Keterlibatan Babinsa Dalam Kegiatan Pos Kamling Bentuk Nyata Kebersamaan Dalam Upaya Menjaga Keamanan Lingkungan

Program strategis tersebut bertujuan memberdayakan masyarakat desa dan kelurahan melalui usaha bersama yang berbasis pada prinsip gotong royong, kekeluargaan dan saling membantu

“Program ini harus didukung oleh keseriusan masyarakat dan dukungan pemerintah (pusat). Kalau sudah jalan, sudah ada laboratorium, gudang penyimpanan ikan dan pakan, alat penangkalan ikan, ditata ditata sedemikian rupa, nah itu baru bisa jalan dari hulu sampai hilir,” terang Agus.(mat)

Berita Terkait

Kejari OKI Hadirkan Layanan Jaksa Menyapa
Dugaan Skandal Kapal Tongkang Rp30 Miliar, Ketum PPWI Laporkan Kapolda Sumsel dan Tiga Pejabat ke Propam Polri
Polres OKI Ungkap Kasus Kematian PNS di Kayuagung, Seorang Pelaku Diamankan
Bupati Banyuasin Apresiasi Tim Karhutla Mabes TNI Atas Gencarnya Penyuluhan Pencegahan Karhutla di Berbagai Wilayah
Perkuat Upaya Pencegahan Karhutla, Tim Karhutla Mabes TNI Gelar Penyuluhan di Desa Sungai Rengit
ASN dan PPK Tak Bolah Rangkap Jabatan Sebagai Anggota BPD, Ini Penjelasan Camat Suak Tapeh
Rutin Ke Desa Binaan, Babinsa Tampung Aspirasi Masyarakat
Disdik OKI Segera Tindaklanjut Persoalan SDN 1 Kijang Ulu

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 22:45 WIB

Kejari OKI Hadirkan Layanan Jaksa Menyapa

Senin, 21 September 2026 - 23:29 WIB

Dugaan Skandal Kapal Tongkang Rp30 Miliar, Ketum PPWI Laporkan Kapolda Sumsel dan Tiga Pejabat ke Propam Polri

Senin, 21 September 2026 - 16:01 WIB

Polres OKI Ungkap Kasus Kematian PNS di Kayuagung, Seorang Pelaku Diamankan

Sabtu, 19 September 2026 - 10:55 WIB

Bupati Banyuasin Apresiasi Tim Karhutla Mabes TNI Atas Gencarnya Penyuluhan Pencegahan Karhutla di Berbagai Wilayah

Kamis, 17 September 2026 - 14:50 WIB

ASN dan PPK Tak Bolah Rangkap Jabatan Sebagai Anggota BPD, Ini Penjelasan Camat Suak Tapeh

Berita Terbaru

Daerah

Kejari OKI Hadirkan Layanan Jaksa Menyapa

Selasa, 22 Sep 2026 - 22:45 WIB