Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Kembangkan Budidaya dan Pelestarian Anggrek di Bangka Tengah

- Redaksi

Senin, 28 September 2026 - 11:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangkalpinang, 28 September 2026 –INC, &Keanekaragaman hayati merupakan kekayaan alam yang perlu dijaga bersama, termasuk dengan melibatkan masyarakat dalam merawat dan mengenalkan flora lokal. Semangat tersebut tumbuh di Ekowisata Bukit Pinteir, Kabupaten Bangka Tengah, melalui pengembangan budidaya dan pelestarian anggrek oleh Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Depati Amir bersama Kelompok Ekowisata Dul Bukit Pinteir Be’tuah (EDUBINA).

Sejak Juni 2026, sebanyak 87 tanaman dari 23 spesies anggrek dikembangkan di _greenhouse_ berukuran 6 x 2,5 meter. Koleksi tersebut mencakup sejumlah spesies anggrek alami Indonesia yang ditemukan tumbuh di wilayah Bangka, di antaranya _Grammatophyllum speciosum, Arundina graminifolia, Coelogyne pandurata_, dan _Vanda hookeriana_.

Upaya ini dilakukan untuk mendukung pelestarian keanekaragaman anggrek di Pulau Bangka sekaligus mengenalkan kekayaan flora tersebut kepada masyarakat. Sebanyak 22 anggota EDUBINA turut mendapatkan pelatihan, mulai dari pengenalan jenis, penanaman dan perawatan, hingga pemanfaatan pohon inang sesuai karakteristik anggrek.

Ketua Kelompok EDUBINA, Sumarlin, mengatakan pengembangan anggrek memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk belajar merawat tanaman sekaligus menambah pengalaman baru bagi pengunjung Bukit Pinteir.

Baca Juga :  Penuhi Hak Pendidikan, Lapas Banyuasin Fasilitasi Dua Warga Binaan Mengikuti Ujian Sekolah

“Melalui kegiatan budidaya anggrek ini, kami tidak hanya belajar merawat dan mengembangkan tanaman, tetapi juga semakin memahami pentingnya menjaga tanaman lokal yang menjadi bagian dari kekayaan alam Bangka. Kami berharap koleksi anggrek ini dapat terus berkembang dan menjadi bagian dari daya tarik edukasi di Bukit Pinteir,” ujar Sumarlin.

Kehadiran _greenhouse_ juga mulai menambah daya tarik Bukit Pinteir. Sebelum pengembangan dilakukan, kawasan ini rata-rata menerima sekitar 50 pengunjung dalam satu bulan. Kini, jumlah kunjungan telah meningkat menjadi lebih dari 100 orang per bulan.

Dukungan Pertamina mencakup pembangunan _greenhouse_, pengadaan anggrek, pelatihan dan pengembangan kapasitas kelompok dalam budidaya serta pengelolaan wisata. Dukungan juga diberikan melalui penyediaan kolam pemandian untuk anak dan dewasa yang memanfaatkan sumber mata air di Bukit Pinteir serta pendampingan legalitas usaha produk UMKM.

Semangat menjaga lingkungan juga hadir melalui pemanfaatan kembali 100 kawat segel bekas mobil _Bridger_ Avtur dari aktivitas operasional AFT Depati Amir. Kawat tersebut digunakan sebagai pengikat anggrek pada pohon inang dan rak budidaya sekaligus penanda koleksi tanaman.

Baca Juga :  Atasi Ulat Bulu Pada Tanaman Jagung, Bripka Supri Sukoco Koordinasi Dengan PPL di Lapangan

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, mengatakan pelestarian lingkungan akan semakin kuat ketika masyarakat turut terlibat dan merasakan manfaat dari upaya yang dilakukan.

“Menjaga keanekaragaman hayati bukan hanya tentang merawat tanaman, tetapi juga menumbuhkan pengetahuan dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan di sekitarnya. Kami berharap kolaborasi bersama EDUBINA dapat terus berkembang, sehingga Bukit Pinteir tidak hanya menjadi tempat menikmati alam, tetapi juga ruang belajar tentang pelestarian lingkungan,” ujar Rusminto.

Program tersebut menjadi bagian dari komitmen Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel dalam mendukung _Sustainable Development Goals_ (SDGs), khususnya Tujuan 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pemanfaatan kembali material, serta Tujuan 15 tentang Ekosistem Daratan melalui pelestarian keanekaragaman hayati berbasis masyarakat. Upaya ini juga sejalan dengan Asta Cita ke-8 dalam memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan, alam, dan budaya.

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung Pokdarwis Berage Kembangkan Potensi Wisata Burong Mandi
Menikmati Pesona Lembah Suhita, PWP Regional Sumbagsel Dukung Potensi Lokal Naik Kelas
ICN Kerinci, UMKM Binaan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Raih Juara 1 Hilirisasi Kopi di Festival Kopi Kerinci Tanah Surga 2026
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Buka Akses Pasar UMKM Binaan di BGCC 2026 Palembang
Tanam Tuai, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel dan Komunitas Hijaukan Lembah Suhita
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Angkat Kuliner Nusantara lewat Bright Gas Cooking Competition
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Beri Dukungan Kesehatan bagi Garda Terdepan Penanganan Karhutla Sumsel
Pertamina Patra Niaga Pastikan Avtur Siaga, Dukung Operasi Udara Pemadaman Karhutla di Sumsel

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 11:27 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Kembangkan Budidaya dan Pelestarian Anggrek di Bangka Tengah

Kamis, 24 September 2026 - 09:53 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung Pokdarwis Berage Kembangkan Potensi Wisata Burong Mandi

Kamis, 24 September 2026 - 07:11 WIB

Menikmati Pesona Lembah Suhita, PWP Regional Sumbagsel Dukung Potensi Lokal Naik Kelas

Rabu, 23 September 2026 - 16:20 WIB

ICN Kerinci, UMKM Binaan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Raih Juara 1 Hilirisasi Kopi di Festival Kopi Kerinci Tanah Surga 2026

Senin, 21 September 2026 - 15:24 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Buka Akses Pasar UMKM Binaan di BGCC 2026 Palembang

Berita Terbaru