Program Sinyal Kuat, Upaya Pemkab OKI dan Provider Hadirkan Internet di Desa Susah Sinyal

- Redaksi

Kamis, 17 April 2025 - 16:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OKI, inewsnusantara.com-Pemerintah Kabupaten Ogan Komering terus berupaya meningkatkan akses internet di desa-desa terpencil yang susah sinyal.

Targetnya adalah mengentaskan blank spot internet di kawasan pesisir timur OKI dan desa-desa yang menghadapi kendala sinyal.

Bekerjasama dengan penyedia layanan telekomunikasi (Provider) Pemkab OKI melalui Dinas Kominfo OKI berupaya menghapus titik-titik blank spot dalam program Sinyal Kuat.

“Pertemuan kita hari ini bertujuan untuk merumuskan upaya untuk pengentasan blank spot maupun lemah sinyal di wilayah terpencil,” Ungkap Bupati OKI melalui Asisten tiga Setda OKI, Hj Nursula, S . Sos pada rakor penuntasan desa blankspot dan lemah sinyal di Ruang Rapat Bende Seguguk I Setda OKI, Kamis, (17/4)

Plt Kepala Diskominfo OKI, Adi Yanto menyebut masih terdapat 47 desa blankspot di Kabupaten OKI dan puluhan desa lainnya lemah sinyal

“Program prioritas Bapak Bupati Muchendi untuk berupaya mengatasi blank spot (daerah tanpa sinyal) atau kesulitan jaringan internet di OKI, Jelas Adi.

Pada tahun 2024 lalu jelas Adi Kabupaten OKI menerima program tower telekomunikasi dari Dirjen PPI Kominfo (Komdigi) di 12 desa diantaranya Desa Bukit Batu Kecamatan Pangkalan Lampam, Desa Toman Kecamatan Tulung Selapan, Desa Parit Raya Kecamatan Cengal, Desa Talang Makmur Kecamatan Sungai Menang, Desa Talang Rimba Kecamatan Cengal, Desa Gading Mas Kecamatan Sungai Menang, Desa Sungai Sodong Kecamatan Mesuji dan Desa Kebon Cabe Kecamatan Cengal.

Baca Juga :  Andi Kusuma Jadi Tersangka, Klaim Ada Kriminalisasi dan Intervensi Kekuasaan

Selain itu OKI juga mendapat bantuan internet satelit VSAT dari BAKTI Komdigi yang diterima oleh 1 Kantor Desa dan 17 sekolah diantaranya SD N 1 Bandar Jaya Kecamatan Air Sugihan, MI Swasta Nurun Zahabun Desa Marga Tani, Air Sugihan.

“Namun karena kondisi geografis dan luasnya wilayah, di beberapa desa masih menghadapi kendala konektivas telekomunikasi.” Ujar Adi.

Oleh sebab itu, terang dia pihaknya mempertemukan provider dan kepala desa yang wilayahnya masih terkendala sinyal untuk bersama mencari solusi.

 

Gotong Royong untuk Sinyal Kuat

Dari pertemuan tersebut salah satu solusi mengatasi minimnya infrastruktur telekomunikasi di OKI akan dilakukan melalui program Simpati yang di tawarkan oleh PT Telkomsel Wilayah Sumsel.

Muhammad Ridho Purnawijaya, Manager Network Operations and Productivity Telkomsel Palembang menjelaskan Small VIllage Market PenetrATIon (Simpati) merupakan program gotong royong pengetasan lemah sinyal antara telkomsel bersama Pemerintah Kabupaten maupun pemerintah desa.

Baca Juga :  Kejari OKI Terima Mandat Amankan dan Tertibkan Aset Pemkab OKI

“Disebut dengan tower percepatan (point to point) yang dibangun oleh desa atau Pemda (sesuai spesifikasi Telkomsel) lalu instalasi alatnya akan dilakukan oleh Telkomsel dengan skema kerjasama,” Jelas Ridho.

Bahkan menurut Ridho jika Pemda maupun Desa tidak memiliki lahan atau anggaran untuk membangun tower, bisa menggunakan bangunan tinggi.

“Jika ada gedung tinggi, semisal rumah walet di desa tersebut bisa digunakan asal sesuai kebutuhan spesifikasi dan clean and clear perizinannya,” terang dia.

Program ini terang dia telah berjalan di Desa Lubuk Pandan Kabupaten Musi Rawas, Desa Ulak Mengkudu, Kabupaten Empat Lawang dan Desa Talang Belitar, Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu.

“Semoga program ini juga jadi solusi pengentasan lemah sinyal di Kabupaten OKI,” terang dia.

 

Internet Satelit Wilayah Blank Spot

Sementara untuk mengatasi desa Blank Spot Pemkab OKI akan mengandalkan Internet satelit bantuan Gubernur Sumsel melalui Bantuan Keuangan Khusus Pemerintah Provinsi Sumsel.

“Untuk wilayah blankspot insya Allah tahun ini kita bantuan internet satelit dari Pemprov Sumsel melalui dana BKBK. Mudah mudahan kendala sinyal di OKI segera teratasi,” Tutup Adi.

Berita Terkait

Masyarakat Desa Baturaja EPD Keluhkan Penyaluran Bansos Tak Tepat Sasaran
Kurang Dari 24 Jam, Polres OKI Tangkap Pelaku Penganiayaan Maut di Air Sugihan
Bio Solar Langka, SPBU Palem Raya Diduga Sarang Mafia BBM Subsidi
Galang Kekuatan Pertahanan Rakyat, Babinsa Aktifkan Linmas Desa
Pantau Keamanan Wilayah, Babinsa Koptu Harisun Rutin Sambangi Poskamling
PWI Bateng Perkuat Kemitraan dengan Kapolres Baru, AKBP Samuel Siap Lanjutkan Program Positif
Berikan Materi Bela Negara Serta Wawasan Kebangsaan, Babinsa Bentuk Karakter Siswa Melalui MPLS
Kapolres OKI, AKBP Eko Rubiyanto Kunjungi Kajari OKI, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:24 WIB

Masyarakat Desa Baturaja EPD Keluhkan Penyaluran Bansos Tak Tepat Sasaran

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:07 WIB

Kurang Dari 24 Jam, Polres OKI Tangkap Pelaku Penganiayaan Maut di Air Sugihan

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:15 WIB

Bio Solar Langka, SPBU Palem Raya Diduga Sarang Mafia BBM Subsidi

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:50 WIB

Galang Kekuatan Pertahanan Rakyat, Babinsa Aktifkan Linmas Desa

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:49 WIB

Pantau Keamanan Wilayah, Babinsa Koptu Harisun Rutin Sambangi Poskamling

Berita Terbaru

Banyuasin

Galang Kekuatan Pertahanan Rakyat, Babinsa Aktifkan Linmas Desa

Kamis, 23 Jul 2026 - 12:50 WIB