Acara Aqiqah Pakai Musik Remix di Pemulutan Selatan OI Dibubarkan TNI-Polri, Puluhan Orang Diperiksa

- Redaksi

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 17:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OGAN ILIR,inewsnusantara.com,- Sudah diingatkan berkali-kali oleh aparat terkait larangan musik remix, namun masih saja ada masyarakat Ogan Ilir yang melanggar.

Seperti dilakukan warga di Desa Segayam, Kecamatan Pemulutan Selatan, Ogan Ilir, yang mengadakan hajatan dengan hiburan musik remix.

Aparat gabungan TNI-Polri pun turun tangan dengan melakukan penertiban dan membubarkan hiburan musik tersebut.

“Hari ini ada yang menggelar aqiqah pakai hiburan musik remix. Kami bubarkan,” kata Kapolsek Pemulutan Iptu Nugrah Angga Oktari, Sabtu (2/8/2025).

Polsek Pemulutan melakukan penertiban bersama Koramil 402-12/Pemulutan.

Baca Juga :  Wabup Rohman Tinjau Banjir di Tungkal Jaya 

Setelah membubarkan hiburan musik remix, polisi mengingatkan penyelenggara hajatan agat tak lagi menggelar kegiatan tersebut.

“Setelah kami ingatkan, pemilik hajatan mengerti dan semua yang hadir membubarkan diri,” ungkap Angga.

Polisi juga memeriksa puluhan orang terkait dugaan penggunaan obat-obatan terlarang.

Namun tak ditemukan ada pengunjung yang kedapatan mengonsumsinya.

Angga menjelaskan, aparat pemerintahan desa dan kecamatan di Pemulutan sebelumnya telah menandatangani nota kesepakatan.

Adapun nota kesepakatan tersebut berisi perjanjian untuk tidak mengadakan hiburan musik remix.

Dasar dari nota kesepakatan itu yakni Undang Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri, khususnya Pasal 13 tentang tugas pokok kepolisian Pasal 15 ayat (2) huruf a dan c, tentang wewenang menjaga ketertiban umum dan ketentuan perizinan kegiatan masyarakat.

Baca Juga :  Harga Emas Perhiasan di Ogan Ilir Rp 10,5 Juta per Suku, Update 3 Agustus 2025

“Kemudian Peraturan Kapolri Nomor 10 Tahun 2009 tentang tata cara penyelenggaraan kegiatan masyarakat,” papar Angga.

Pucuk pimpinan Polsek Pemulutan menegaskan Polri akan terus berkolaborasi dengan TNI dalam menjaga situasi keamanan.

“Serta memberikan edukasi kepada masyarakat untuk tidak mengadakan kegiatan yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan wilayah,” kata Angga msnegaskan.

Berita Terkait

Pesta Musik Djarum Istimewa di Kayu Agung OKI Tuai Keluhan
Melalui Patroli Ke Desa Binaan, Babinsa Perkuat Silaturahmi Dengan Warga
Polres OKI bersama peserta didik Sespimmen Polri Dikreg ke-67 Pokjar XIV dalam Focus Group Discussion (FGD)
SMAN 2 Unggulan Talang Ubi Terapkan Program Teman SMA
Cegah dan Tanggulangi Karhutla,Tim Satgas karhutla Mabes TNI laksanakan Penyuluhan di Kecamatan Betung
Kapolres OKI Sambut 11 Serdik Sespimen Polri, Karhutla Dibedah dari Pencegahan hingga Trauma Warga
RSUD PALI Ajak Warga Terapkan Pola Hidup Sehat
Satgas Gabungan Padamkan Titik Api di Pangkalan Lampam

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 22:48 WIB

Pesta Musik Djarum Istimewa di Kayu Agung OKI Tuai Keluhan

Sabtu, 12 September 2026 - 09:50 WIB

Melalui Patroli Ke Desa Binaan, Babinsa Perkuat Silaturahmi Dengan Warga

Jumat, 11 September 2026 - 10:23 WIB

Polres OKI bersama peserta didik Sespimmen Polri Dikreg ke-67 Pokjar XIV dalam Focus Group Discussion (FGD)

Kamis, 10 September 2026 - 22:53 WIB

SMAN 2 Unggulan Talang Ubi Terapkan Program Teman SMA

Kamis, 10 September 2026 - 16:41 WIB

Cegah dan Tanggulangi Karhutla,Tim Satgas karhutla Mabes TNI laksanakan Penyuluhan di Kecamatan Betung

Berita Terbaru

Daerah

Pesta Musik Djarum Istimewa di Kayu Agung OKI Tuai Keluhan

Minggu, 13 Sep 2026 - 22:48 WIB

Daerah

SMAN 2 Unggulan Talang Ubi Terapkan Program Teman SMA

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:53 WIB